Tips Memilih Raket Tenis yang Tepat untuk Anda

Advertisement

Tenis adalah olahraga dengan sejarah panjang dan bergengsi di dunia. Mungkin salah satu alasannya adalah besarnya hadiah uang yang ditawarkan di setiap turnamen tenis profesional di seluruh dunia.


Bintang seperti Roger Federer, Rafael Nadal, Novak Djokovic, Andy Muray hingga Serena Williams, Maria Sharapova hingga Li Na adalah beberapa nama besar yang sukses menorehkan karir di kerasnya kompetisi tenis profesional kelas dunia.


Euforia panasnya terik arena Australian Open, tanah liat legendaris Roland Garros, grand slam tertua di dunia, Wimbledon, hingga US Open yang digelar di stadion Billie Jean King yang notabene merupakan stadion tenis yang menjadi terbesar sedunia.


Apabila anda merupakan penggemar tenis dan mulai berfikir untuk bermain tenis, hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih Raket Tenis Yonex yang tepat untuk kebutuhan Anda.


Tips Memilih Raket Tenis yang Tepat untuk Anda

Prinsip ini berlaku bagi siapa saja, baik yang baru mulai belajar tenis maupun yang sudah berpengalaman. Di bawah ini merupakan tips untuk memilih raket tenis.


1. Sebelum membeli raket tenis, pahamilah tingkat permainan Anda lebih dahulu. Jika anda masih pemula, ada banyak produk raket tenis yang khusus didesain untuk anda.


Para pemula sangat disarankan untuk menggunakan raket yang bobotnya ringan. Sementara bagi anda yang sudah bermain tenis cukup lama, bisa memilih raket yang bobotnya lebih berat namun dengan penampang kepala raket yang ringan.


Biasanya berat raket berkisar antara 8 hingga 12.5 ons saat raket dalam kondisi tanpa senar. Yang perlu anda ketahui, berat sebuah raket memang tidak seimbang di seluruh bagiannya, bisa saja lebih berat di bagian pegangannya atau bahkan di bagian penampang kepala raketnya.


2. Salah satu yang terpenting adalah cermati ukuran grip raketnya. Ukurlah tangan Anda baik-baik dengan cara memegang ujung pegangan raket dan coba ayunkan raket sambil merasakan apakah Anda merasa nyaman atau tidak.


Pramuniaga toko raket pasti akan siap membantu Anda. Jika perlu mintalah saran kepada teman anda yang lebih berpengalaman dengan olahraha tenis. Perhatikan juga ukuran penampang kepala raketnya.


Ada tiga ukuran yang dapat anda pilih yaitu; menengah, menengah plus dan ukuran besar. Semakin besar raket yang anda pakai, semakin besar pula titik target untuk memukul bola, sehingga akan memudahkan dalam melakukan pukulan dengan baik.


3. Bagian yang perlu anda perhatikan adalah ukuran panjang raketnya. Panjang raket yang umum bagi orang dewasa adalah berukuran 27 hingga 29 inci. Ada pula raket yang khusus dibuat berukuran ukuran lebih panjang. Perlu anda ketahui, prinsip dasar dari raket berukuran panjang adalah akan membuat anda lebih sulit bergerak di lapangan. Namun kelebihannya Anda dapat menghasilkan pukulan service yang lebih powerful dan berkecepatan kencang.


4. Perhatikan bahan bakunya. Raket tenis umumnya dibuat dari bahan aluminium, grafit, titanium, serat kaca, dan kevlar, yaitu semacam serat sintetis para-aramid. Dan dari semua bahan tadi, raket tenis yang terbuat dari bahan grafit dianggap yang terbaik.


Anda bisa membeli raket yang masih tanpa senar (rangka), ataupun raket yang sudah lengkap terpasang dengan senarnya. Jika Anda memutuskan untuk membeli raket yang masih tanpa senar, lebih baik pilihlah senar yang berkualitas dan bisa dipasangkan di toko-toko olahraga yang memiliki alat memasang senar, sehingga memudahkan anda.


5. Bagi orang dewasa dengan berat badan minimal 40 kg harus menggunakan raket yang memang dirancang khusus untuk orang dewasa. Raket tenis terbagi dalam beberapa kategori seperti untuk pemula, menengah/cukup baik, dan tingkat lanjut/berpengalaman.


6. Ada dua jenis raket yang sangat dianjurkan bagi para pemula, yaitu raket dengan power rendah, penampang kepala raketnya ringan tapi mempunyai bobot yang berat. Jenis lainnya yang tidak direkomendasikan adalah raket yang terlalu ringan, kira-kira beratnya kurang dari 9.5 ons atau 270 gram dan sudah dipasang senarnya serta raket yang sangat kuat.


Raket seperti ini tidak disarankan karena hanya cocok untuk sedikit orang saja yang memang sesekali saja bermain dan kurang bertenaga untuk mengayun raket dengan keras.

Advertisement
Tips Memilih Raket Tenis yang Tepat untuk Anda | Maulana | 5