Penyebab Pilek dan Ciri Khasnya

Advertisement

Pilek merupakan gejala dimana hidung berair sebagai akibat dari cairan berlebih yang dihasilkan oleh lapisan kelenjar atau mukosa hidung. Penyakit ini disebabkan oleh beberapa hal yang berbeda-beda. Beberapa hal yang mampu memicu gejala pilek seperti common cold, flu, alergi.

Rhinorrhea merupakan istilah medis untuk pilek. Gejala pilek pada umumnya seperti bersin-bersin dan hidung tersumbat. Setelah itu adanya ingus yang keluar dari yang encer bening hingga kuning atau hijau. Bisanya ketika gejala sudah tampak, sebagian orang sudah mulai mencari obat pilek ampuh yang tidak ngantuk. Ini dilakukan supaya dalam proses penyembuhan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Penyebab Pilek dan Ciri Khasnya

Kondisi dan Penyakit yang Menyebabkan Pilek

1. Common Cold dan Influenza
Common cold dan influenza disebabkan oleh virus. Virus pilek mudah menular melalui kontak secara langsung atau tidak. Penularan secara tidak langsung bisa terjadi melalui percikan bersin atau batuk. Selain itu juga bisa tertular melalui benda-benda yang sudah tercemar oleh virus pilek. Maka penting untuk membiasakan mencuci tangan sebelum makan atau menyentuh mata, mulut, dan hidung.

Gejala yang biasanya dialami demam, sakit kepala, badan pegal, bersin-bersin kemudian keluar ingus. Bila ini sudah dirasakan, sebaiknya Anda segera mencari obat flu paling ampuh. Meskipun gejala pilek ini biasanya akan mereda dalam satu minggu, namun ada saat dimana akan menjadi lebih parah jika tidak segera diobati dengan baik.

2. Sinuitis
Sinuitis terjadi akibat dari komplikasi atau lanjutan dari gejala influenza. Peradangan pada sinus terjadi di lapisan mukosa sinus yang terdapat di rongga tulang wajah sekitar hidung. Jika dalam kondisi normal rongga hidung berfungsi sebagai muara untuk mengalirkan cairan yang dihasilkan mukosa sinus.

Tapi peradangan yang terjadi membuat cairan yang diproduksi berlebihan. Lalu saluran penghubung hidung-sinus menyempit atau tersumbat. Ini mengakibatkan rasa nyeri dan tertekan pada area dahi dan wajah sekitar hidung.

3. Rhinitis Alergi
Rhinitis alergi adalah peradangan pada hidung yang disebabkan oleh alergi. Ini terjadi pada orang-orang yang mempunyai bakat alergi pada partikel inhalasi. Partikel inhalasi ini bisa berupa debu, bulu hewan, serbuk sari, asap rokok (nikotin), gas formaldehida, dan sulfur dioksida.

Gejala ini terjadi saat penderita menghirup zat-zat penyebab alergi. Tidak jarang yang mengalami alergi karena udara dingin di pagi hari sehingga pilek hanya muncul saat pagi. Umumnya gejala yang terjadi adalah hidung gatal, berair, tersumbat, dan mata berair.
Advertisement
Penyebab Pilek dan Ciri Khasnya | Maulana | 5