Memahami Alergi Susu Dan Hal Yang Berkaitan Dengannya

Advertisement
Pernahkah anda mendengar atau bahkan merasakan alergi karena mengonsumsi makanan? Hal ini sebenarnya cukup sering terjadi. Terutama jika tubuh mengalami kelainan sehingga ketika diasupi dengan berbagai jenis nutrisi, terkadang terdapat nutrisi yang ditolak atau tidak cocok dengan tubuh manusia. Makanan yang paling sering membuat manusia mengalami alergi adalah telur, ikan, dan udang. Tiga makanan ini sering sekali dihindari, padahal memiliki kandungan yang sangat baik untuk tubuh. Kandungan protein yang sangat tingggi dimiliki oleh jenis makanan tersebut, namun jika telah berurusan dengan alergi, maka lebih baik memilih sumber protein lain agar tidak menimbulkan penyakit yang kemudian mengganggu aktivitas. Jenis makanan seperti tempe, tahu, dan daging adalah jenis makanan yang dapat menggantikan peran dari makanan-makanan tadi. Beberapa orang juga diketahui mengalami alergi terhadap minuman. Jika biasanya orang mengalami alergi karena makanan, ternyata minuman juga dapat menyebabkan alergi. Apakah itu berbarti minuman itu terbuat dari ikan, telur, dan udang? Bukan berarti demikian. Minuman seperti susu juga dapat menyebabkan alergi bagi beberapa orang. Susu memiliki kandungan kalsium dan protein yang sangat baik untuk kesehatan tulan dan tubuh. Namun, daripada memberikan alergi bagi tubuh, maka jenis minuman yang satu ini akan dihindari atau digantikan. Kebanyakan orang menganggap bahwa alergi susu disebabkan oleh laktosa atau protein susu. lalu, jika bukan disebabkan oleh dua kandungan tersebut, alergi disebabkan oleh apa? Kemudian, sebenarnya apa yang terjadi dengan orang yang katanya tidak tahan dengan laktosa atau protein susu?

Memahami Alergi Susu Dan Hal Yang Berkaitan Dengannya

Pertama, kejadian yang dialami orang berkaitan dengan laktosa atau protein susu adalah intoleransi laktosa atau susu. Kedua hal ini sebenarnya berbeda dengan alergi susu yang dialami manusia. Intoleransi terhadap laktosa memang menyebabkan rasa tidak nyaman, tapi kasus ini sama sekali tidak mengancam jiwa penderitanya. Hal ini berbeda dengan alergi yang kita bahas. Alergi ini dapat menyebabkan seseorang tiba-tiba sangat sakit dan mengancam hidupnya. Hal ini disebut sebagai reaksi anafilaksis. Susu merupakan salah satu dari tiga jenis produk yang memungkinkan terjadinua anafilaksis pada manusia. Jenis produk yang lain adalah kacang dan kacang pohon (mede, hezel, dll). Bergitu berbehayanya reaksi yang bisa timbul ini, maka memang susu sebaiknya dihindari jika orang tersebut memang merasa alergi terhadap susu. Alergi ini ini biasanya dimiliki atau dialami oleh anak-anak yang baru mengenal susu, meski tidak menutup kemungkinan bahwa orang dewasa juga dapat mengalami alergi ini. Kemudian, apa yang sebenarnya terjadi dalam tubuh sehingga bisa terjadi alergi semacam ini? ketika seseorang alergi terhadap susu, sistem kekabalan tubuh akan bereaksi berlebihan terhadap protein dalam susu. Normalnya, sistem kekebalan tubuh ini akan beraksi terhadap kandungan-kandungan yang dapat menyebabkan infeksi atau dianggap sebagai ancaman bagi tubuh. Nah, bagi orang yang memiliki kelainan di sistem kekebalan tubuh, protein dari susu ini akan dianggap sebagai ancaman bagi tubuh.

Ketika protein yang terdapat di susu dianggap sebagai musuh bagi tubuh dan bersifat membahayakan, maka sistem kekebalan tubuh ini kemudia bereaksi untuk melwan mikroorganisme yang datang tersebut. Tubuh akan langsung menghasilkan imunoglobulin E (IgE). Zat ini adalah antibodi yang berfungsi untuk menangani alergi yang terjadi di dalam tubuh. Saat seorang anak atau orang dewasa mengonsumsi susu beberaoa kali, maka IgE sudah mengenali protein yang dianggap berbahaya tersebut sehingga memberikan sinyal pada tubuh untuk mengeluarkan histamin dan berbagai zat kimia lain yang dapat menimbulkan gatal-gatal, kemerahan pada kulit, dan berbagai gejala lain. Alergi susu memang memberikan beberapa gejala yang dikeluarkan oleh tubuh sebagai hasil atau bentuk dari alergi, berikut ini rinciannya.

  • Kesulitan bernapas 
  • Batuk
  • Suara serak
  • Sakit perut
  • Diare
  • Muntah
  • Mata gatal, berair, atau bengkak
  • Gatal-gatal
  • Pembengkakan 
  • Penurunan darah, hingga menyebabkan pusing atau kehilangan kesadaran

Alergi ini memang memberikan berbagai jenis dan bentuk reaksi yang berbeda-beda dari satu setiap penderitanya. Jika reaksinya berupa gejala-gejala yang telah disebutkan di atas, maka itu adalah cukup ringan. Sebab, seperti yang telah dijelaskan di awal, bahwa alergi terhadap susu ini juga dapat menyebabkan reaksi anafilaksis yang menyebabkan kematian. Jenis penyakit ini memang sangat berbahaya, dan sebenarnya orang yang memiliki alergi ini dapat melakukan tindakan pencegahan. Jika anda adalah penderita alergi susu, maka beritahukan alergi anda pada bidang atau institusi yang menjadi tempat anda berproses. Anda juga harus menyiapkan antihistamin untuk gejala yang ringan dan epinefrin untuk kasus yang serius. Untuk menghindari reaksi dari alergi, anda juga harus menghindari makanan dan minuman yang menganduk susu, produk susu, atau protein susu. Bacalah dengan teliti mengenai bahan yang digunakan untuk membuat makanan atau minuman tersebut.
Advertisement
Memahami Alergi Susu Dan Hal Yang Berkaitan Dengannya | Muhammad Maulana | 5