2 Minuman Pengganti Susu Bagi Penderita Alergi Protein Susu

Advertisement
Susu memiliki banyak manfaat, susu juga menjadi bahan pelengkap nutrisi dan menjadi salah satu pelengkap dalam prinsip gizi seimbang. Namun tidak semua orang dapat merasakan manfaat susu karena memiliki alergi protein susu sehingga membutuhkan makanan pengganti susu yang memiliki kandungan nutrisi yang sama. Jika anda ingin mengganti susu sapi dengan alternatif lainnya, anda harus memastikan terlebih dahulu jika makanan atau minuman yang anda pilih mengandung nutrisi yang dibutuhkan, setidaknya mengandung nutrisi yang mirip dengan susu sapi.

Sebagai sumber protein, vitamin A dan vitamin D, susu juga dikenal sebagai salah satu sumber kalsium yang disukai oleh semua orang, bahkan sudah ada banyak varian rasa dan produk olahan dari susu sapi. Dalam satu gelas susu sapi rendah lemak sudah mengandung 9,68 gram protein dan 350 mg kalsium. Karena itulah susu menjadi salah satu minuman yang memiliki kandungan nutrisi yang cocok untuk anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Walaupun menjadi minuman yang sering dikaitkan dengan minuman anak-anak, namun nyatanya susu dikonsumsi oleh orang-orang dari segala usia. Mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua. Orang-orang mengkonsumsi susu dengan berbagai alasan, salah satunya karena kandungan kalsium di dalamnya yang baik untuk tulang dan gigi. Selain itu kalsium juga penting dalam fungsi kerja jantung, otot dan juga saraf. Selain itu kandungan vitamin D nya dapat melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit seperti hipertensi, kanker dan juga diabetes.

2 Minuman Pengganti Susu Bagi Penderita Alergi Protein Susu

Agar selalu sehat, anda perlu mendapatkan gizi yang cukup, terutama pada usia pertumbuhan seperti anak-anak. Tanpa adanya nutrisi memadai, maka pertumbuhan dapat terhambat. Nutrisi lengkap apabila anda mengkonsumsi makanan dengan porsi yang cukup dan jenis makanan yang tepat yaitu dari 5 kelompok makanan seperti makanan pokok, susu, lauk hewani dan nabati, buah-buahan serta sayur-sayuran. Namun karena berbagai alasan, beberapa orang tua menghilangkan susu dari kelompok makanan tadi dan memandang bahwa anaknya tidak membutuhkan susu lagi ketika sudah masuk SD dan beranjak remaja. Padahal usia-usia tersebut masih termasuk dalam masa pertumbuhan. Jika anak tidak memiliki alergi protein susu, maka tidak ada alasan untuk menghentikan konsumsi susu sapi ketika anak masih dalam masa pertumbuhan.

Selain sebagai penyeimbang kebutuhan gizi dalam tubuh, kandungan mineral di dalam susu yaitu kalsium sangat penting. Apabila tidak mengkonsumsi susu, tubuh akan kesulitan mendapatkan kalsium jika hanya dari makanan lainnya karena kandungan kalsium dari makanan lainnya tidak sebanyak seperti yang terkandung dalam susu. Kekurangan kalsium juga bisa menyebabkan terjadinya osteoporosis pada kemudian hari dan pertumbuhan tinggi anak yang terhambat. Perlu anda ketahui juga bahwa susu kaya akan triptofan yang berguna untuk mengistirahatkan sel dalam tubuh. Apalagi jika anda mengkonsumsi susu pada malam hari, maka tidur anda akan menjadi lebih nyenyak dan tubuh dapat beristirahat dengan optimal.

Seperti yang telah disebutkan di atas, tidak semua orang dapat merasakan manfaat dari susu sapi karena memiliki alergi protein susu sapi. Kondisi alergi terhadap susu sama seperti jenis alergi lainnya karena sama-sama menimbulkan gejala alergi berupa sakit perut, ruam atau kemerahan pada kulit, kesulitan bernapas hingga syok anafilaksis yang dapat mengancam nyawa. Alergi terhadap susu sapi kebanyakan ditemukan pada bayi dan juga anak-anak. Sangat jarang ditemukan pada orang dewasa karena kebanyakan anak-anak yang menderita alergi susu, ketika sudah dewasa alergi tersebut perlahan akan menghilang. Bagi penderita alergi susu, tidak hanya tidak dapat mengkonsumsi susu, namun semua produk olahan dari susu sapi termasuk mentega, yoghurt, margarin, es krim dan juga keju tidak bisa dikonsumsi karena dapat menimbulkan gejala alergi yang sama.
Agar dapat memenuhi nutrisi tubuh, maka bisa mengganti susu dengan bahan makanan lainnya. Berikut beberapa makanan dan juga minuman yang bisa dijadikan pengganti susu.

1. Susu almond
Susu yang berasal dari kacang almond memiliki rasa yang tidak kalah enak dengan susu sapi. Bagi anda yang tidak suka dengan susu kedelai, susu almond menjadi pilihan pertama sebagai pengganti susu sapi. Kandungan lemaknya juga lebih rendah dari susu sapi, maka tak heran susu almond cocok dikonsumsi ketika sedang diet atau tidak ingin gemuk walaupun banyak mengkonsumsi susu.

2. Susu kedelai
Susu kedelai merupakan susu yang mudah untuk ditemukan dan memiliki harga yang lumayan terjangkau. Beberapa produk susu kedelai juga sudah ditambahkan vitamin D, vitamin A, kalsium dan riboflavin untuk memenuhi nutrisi tubuh dan juga memiliki kadar protein yang hampir sama dengan susu sapi. Sama seperti susu sapi, susu kedelai juga tersedia dalam berbagai varian rasa, mulai dari original, coklat, vanilla dan lain sebagainya.
Advertisement
2 Minuman Pengganti Susu Bagi Penderita Alergi Protein Susu | Muhammad Maulana | 5