Pantun Nasehat Anak Dari Orang Tua Agama

Advertisement
Pantun Nasehat ialah salah satu cara orang orang untuk menasehatinya secara halus dan juga ini cukup efektif ketika orang yang dinasehati itu tidak mau menurut dari yang measehatinya silahkan kalian coba sendiri bahkan banyak sekali orang tua dahulu untuk memberikan pantun ini agar si anak itu merasa bahwa itu membuat dia lebih baik lagi.

Memang sih kadang orang orang yang tidak mau dinasehati itu akan menjadi keras kepala namun apabila dia dinasehati terus menerus dan dia pun akan merasa bahwa dia itu harus menjadi orang berguna. Pantun nasehat agama dibawah ini akan menjadi salah satu cara kalian untuk memberikan nasehat pada anak anak.

Salah satu cara yang cukup jitu membuat anak anak yang dinasehati pun merasa akan tergugah hatinya. Namun yang perlu diketahui pantun nasehat agama ini tidak hanya diberikan kepada anak anak bahkan kepada kita sendiri agar saling memperbaiki diri lagi dari yang sebelumnya memang asik sih kalau memberikan pantun sambil bernasehat seperti dibawah ini.

Pantun Nasehat


pantun nasehat
Pantun Nsehat Terbaik

diHari rabu memetiknya kelapa
Air segarkan menghilangkan dahaga
Hormatilah Ibu dan Bapa
Supaya nanti masukk surgaa

Bapak bertani menanamkan tebu
Pembelinya datang bertanyakan harga.
Wahailah anandaku hormatilah Ibu.
Karna Ibumu jalanmu kesurga

Manakah mungkin adanya buaya.
Cobalah lat dengannya cermat.
Manakah mungkinkah hidupmu berbahagia
Jikalau kepada orang tuamu tda hormat.

Buahnya kelapa terbelah belah.
Bawalah kepasar didalam pe dati
Barangnya siapakah malas bersekolah
Bilanya besar menyesalkan nanti

Pohon kelapanya tumbuhnya berjajar.
Tumbuhnya berjajaram di tepi pantai.
Barangnya siapakah rajin belajar.
Tentunya ia lekaslah pandai.

Kelapa mudanya dibeli di pasar
Dapatnya dibuatkan makan lezat
Masanya muda rajinlah belajar.
Agar selamatlah didunia dan akhirat.

Buah kelapanya muatnya keperahu.
Agar dijualnya nanti kepasar
Baranglah siapa bergiat ber guru
Tentunya menjadi orang ter pelajar.

Panca indera salah satu berludah
lidahnya pendek kepalanya bundar
Masihkah muda bertekun ibadah.
Buat menujukan kejalan yang benar.

Adanya singa mengejar simacan
Kedua duanya akhirny ber kelahi
Jalannya benar ialah tujuan.
Buat mendapatkan ridho. ILLAHI.

menJadi orang janganlah pelupa.
jiKalau pelupa bagaikan nini - nini
Tidak enak hatilah buat menyapa.
Karna orang bru didaerah sini.

Pantun Nasehat Anak Dari Orang Tua Agama di atas itulah yang bisa saya bagikan buat kalian semuanya namun apabila masi kurang saya bagikan yang lainnya dihari lain dan buat kalian yang sedang kebingungan mencari ucapan selamat malam silahkan.
Advertisement
Pantun Nasehat Anak Dari Orang Tua Agama | Muhammad Maulana | 5