Cerpen Cinta Dalam Hati Bertepuk Sebelah Tangan

Advertisement
Cerpen Cinta Dalam Hati Bertepuk Sebelah Tangan - Cerpen Cinta Sedih merupakan salah satu yang dapat di ambil pelajarannya dalam suatu  perjalanan nasib yang kadang dapat kami lupakan sejenak tetapi itu tidak dapat dilupakan sebab ini menyangkut yang namanya hati. Disaat terpuruk dalam suatu  di dalam lubuk hati yang terdalam dapat membikin kami menjadi drop.

Di dalam suatu  cerpen cinta sedih saya bakal memberikannya dibawah ini supaya kalian tau alangkah berharganya orang yang menghargai kalian serta memperjuangkan kalian untuk Puisi guru membikin kami menjadi lebih baik lagi tetapi kami terkadang melupakan oraang itu bahkan mengejar orang yang tidak mencintai kita.

Sedih, bahagia, bahagia tentu telah dijalani biar orang itu terkesan senyum senyum saja padahal dalam nasib orang itu tidak mungkin bahagia saja tentu ada sedihnya tetapi tergantung kami saja mengambil pelajaran itu serta membikin kami bangkit kembali untuk menuju kebahagiaan semacam cerpen cinta islami dbiawah ini.

Cerpen Cinta

cerpen cinta

Tulang Rusuk
Daraly : Siapakah yang sangat kau cinta didunia ini ?
Rakang : Kau dong ?
Daraly : Menurut kau ku ini siapakah?
Rakang : (Berfikirlah sejenak, lalu menatapi Daraky dengan tentunya) Kau tulang rusuk aku! Ada tulisannya, Tuhan meliat bhwa Adam kesepian. diSaat Adam tertidur, Tuhan mengambilkan rusuk dri Adam serta menciptakann Hawa Semuanya laki laki mencarikan tulang rusuknya yang menghilang serta disaat menemukan wanita untuk dia, tidak lagi merasa sakitnya dihati.”
Setelah nikah, Daraly serta Rakang mengalami dimasanya yang indahnya serta juga manisnya buat sesaat. Setelah itu, pasangan ini mulailah tenggelam didalam kesibukannya masing - masing serta penatnya nasib yang kain yang mendera. Nasibnya mereka sehingga membosankan Kenyataannya nasibnya yang kejamnya membikin merka mulailah menyisihkan cita-citanya serta cinta 1 serta lainnya.
Mereka mulailah bertengkaran serta pertengkarannya itu mulailah menjadi makin panas.
DIsuatu hari diakhir suatu  pertengkarannya, Daraly berlari keluar rumah diSaat tiba diseberang jalan ia berteriak, “Kau ngga cinta lgi sama aku!”
Rakang amat membenci ketidak dewasaan Daraly serta scara spontanitas berbalik berteriak, “ku rugi kta nikah! Kau ternyata bukanlah tulang rusuk aku!”
Tiba - tiba Daraly sehingga diam, berdiri terdiam buat berbagai saatnya. Mata dirinya basah. dIa menatap Rakang, se bakal akan tidak percaya terhadap apakah yang telah ia mendengar.
Rakang rugi dengan apakah yang udah ia ucapkan. Tetapi bagai air yang telah ter tumpah, ucapannya itu tidak mungkin buat diambilkan kembali. Dngan berlinangan air matanya, Daraly kembali kerumah serta mengambili barang-barang dia, bertekad buat berpisahan. “jiKalau ku bukan tulang rusuk kamu, biarkanlah ku pergi. Biarkanlah kami pisah serta mncari pasangan sejati kta masing - masing.”
5 tahun brlalu...
Rakang tidak menikah lagi tetapi ber usaha mencari tau dengan kenasiban Daraly. Daraly sempat keluar negri, menikah dengan orang luar, cerai, serta kini kembali kekota semulanya. Serta Rakang yang tau semuanya informasinya mengenai Daraly, merasakan sedih, karna dirinya tidak sempat diberbagi peluang buat kembali, Daraly tidak menantikannya.
Dan pada tengah malamnya yang sunyi, disaat Rakang minum kopinya, dirinya merasa ada yang sakit pada dadanya. Tetapi ia tidak mampu mengakui bahwa ia merindu Daraly.
diSuatu hari, mereka pun akhirnya kmbali berjumpa Di airport ditempat saat tidak sedikitnya terjadi pertemuannya serta perpisahannya, mereka di pisahkan hanyalah oleh satu dinding pembatasnya, mata mereka tidak saling mau terlepas.
Rakang : Apa beritamu?
Daraly : Baik... ngga... apakah kau udah menemukan rusuk kalian yang menghilang?
Rakang : Belum...
Daraly : ku terbang ke NewYork dengan penerbangan berikutnya.
Rakang : ku kan kembali dua minggu lagi. Telepon aku apabilalau kau sempat. Kau tahu nomor telpon kita, belum ada yangg berubah Tidak bakal ada yang berubah.
Daraly senyum manis, lalu berlalulah.
“Good bye...”
Satu minggu kemudian, Rakang mendengar berita bahwa Daraly mengalami kecelakaan, mati. diMalam itu, skali lagi, Rakang meregukan kopinya serta kembali lagi merasa sakitnya pada dadanya. Akhirnya dirinya sadari bahwa sakitnya itu ialah sebabkan Daraly, tulang rusuk dirinya sendiri, yang tlah dengan bodohnya ia patahkan.
“Kta melampiaskan 99 persen kemarahan justru pada orang yang sangat kami cintai. Serta dampak nya tidak jarang sekali merupakan fatal”

Cerpen Cinta Dalam Hati Bertepuk Sebelah Tangan itu mungkin dapat kami ambil pelajarannya mungkin kami wajib bersabar ketika merasakan kemarahan serta kemarahan itulah yang membikin kami hancr dikarenakan kesalahan yang sepele serta buat kalian yang sedang bersedih silahkan luapkan melewati cerpen persahabatan singkat.
Advertisement
Cerpen Cinta Dalam Hati Bertepuk Sebelah Tangan | Muhammad Maulana | 5