Puisi Rindu Pada Kekasih Tercinta

Advertisement
Puisi Rindu ialah emosi rindunya seseorang pada sang pujaan hatinya yang lama tidak jumpa dan kangen canda tawanya. Jaraklah yang memisahkan diantara sang kekasih dicinta dan membayangkan bagaimanakah jikalau temu kengen itu jadi khayalan yang di inginkan saat bertemu dengan pujaan hatinya yang dirindukan.

Setiap orang pastinya merasa rindu pada orang yang spesial pada saat jaraknya yang memisahkan yang terkadang perasaan itu munculah pada saat sendiri ataupun disaat moment yang tertentu. Kadang puisi rindu cinta ini cukup mewakili perasaan kalian yang menginginkan bertemu dengan seseorang itu tapi terhalang oleh jarak dan waktu.

Kerinduan adalah salah satu bentuk rasa kangen yang di ingat pada saat sendiri seseorang yang spesial supaya bisa menggambarkan betapa kangennya kita pada orang itu. Membuat puisi rindu buat kekasih bukannya hal yang mudah. Memberikan puisi itu bukanlah sembarang supaya orang itu luluh dan merindukannya pada kita.

Puisi Rindu

puisi rindu

Kangen
Kau tak akan mengerti gimana sepinya aku
Menghadapi kemerdekaan tak ada cintamu
Kau tidak akan mengerti segala luka aku...
Karena cinta telah menyembunyikan sepinya...
Bayangan wajah kamu adalah siksaanku..
Sepiku ialah takutku didalam kelumpuhan diriku.
Kau pun sudah jadi racun untuk darah aku...
Apabila aku didalam kangenku dan sepiku. . .
Itu Artinya...
Ku seperti tungku tanpa api yang menyala...

Sinar Cahayamu
Ku nantikan sinar cahaya dirimu di kegelapan diriku pada malam yang suram...
Ku pun buntu berpikiran sering celaru...
Dan kopi menghangat aku yang sudah dihidangkan ku biarkan...
Ku pun memandang keluar jendela...
Aku ingin melihatmu disitu...
Namun tak pernah ku bererpikiran yang kamu tidak ada lagi disitu...
Ntahlah bagaimanakah buat kau datang dan bertemuku lagi...
Sakitnya hati aku...
Tusukan duri sembilumu...
Engkau membiarkan aku menunggu kamu...
Ku pun merindukanmu...

Perasaan Makin Pudar
Merujuk kehatiku menyepikan diri aku...
Langkahan kakiku memujukan hati aku...
Entahlah apakah yang merewang benaku ini...
Perasaanku yang makin pudar. . .
Ingin ku lari dan sembunyi. . .
Walaupun tak ada lagi bayanganmu yang menerpa...
Membawakan hati aku yang lara ini...
Penuhlah sarat luka aku...
Luka aku yang biasa kamu bawa. . .
Biasanya kau berjanji di suatu harinya...
Tidak ingin aku membawakan sepiku kepada hati aku ini...
Dustamu. . . Dustamu. . . semata. . .
Engkaulah mengingkari kepada janjimu tepatilah. . .

Melawan Rinduku
Melalui malamku ini yang sendu. . .
Tak dayaku menahan rindu aku ini. . .
Kadang jalan yang berliku - liku. . .
Kutempuhlah satu demi satu
Ku pun berpasrah kepada apa yang berlalu. . .
Jikalau itulah yang mereka mau dari aku. . .
Menantikan siang yang nampak mataharinya. . .
Menunggu mentarikan memberi sinarnya lagi. . .
Menunggu bulan yang memberikan senyumnya kembali. . .
Itulah yang aku nanti disetiap hariku...
Tak pernah sirnanya dariku hati ini...
Perjalananku yang ber onar onar ini...
Cukuplah buat aku memahami. . .
Tak maulah lagi ku terbang tinggi...
Jatuh bangun hanya ku menyendiri
Dan kau begitu menjauh buat aku menumpangkan kaki...
Dan aku bersabda cinta aku ini cukuplah aku buat kau terokai...
Pahami jiwa aku ini...
Dan ku pun menyendiri disetiap harinya. . .
Sentiasa aku menunggu kamu ditaman hatiku ini. . .

Puisi Rindu Pada Kekasih Tercinta di atas semoga saja bis mewakili perasaan kalian yang sedang dirasa rindu, Memang sih rindu itu amat menyakitkan juga membuat kita mengingatkan lagi seseorang yang pernah membuat kita bahagia namun kalian harus sabar menanti kepada sang pujaan hati. Dan jangan lupa saya memberikan artikel tentang Puisi sahabat.
Advertisement
Puisi Rindu Pada Kekasih Tercinta | Muhammad Maulana | 5