Puisi Ibu Sedih Yang Paling Mengharukan Nangis

Advertisement
Puisi Ibu adalah salah satu bagaimana kita memberikan untaian kata terbaik untuk seorang yang sudah melahirkan kita dan merawat kita tanpa pamrih namun apakah kita sudah membahagiakan beliau. Kita sudah seharusnya memberikan yang terbaik untuk seorang yang sudah berjasa dalam hidup kita.

Kalau tidak ada beliau kita tidak ada dan juga tidak apa apa dan beliau pun memberikan segalanya untuk kita namun kita kada membuat hatinya sakit. Kadang kita tidak sadar pada saat melakukan sesuatu yang membuat beliau menjadi menangis tapi dia tidak menunjukan bahwa dia menangis betapa tegarnya ibu kita dan juga memberikan segalanya. Puisi ibu dan ayah akan saya berikan dibawh ini.

Pertanyaan sekarang apakah kita sudah memberikan yang terbaik untuk ibu kita dan salah satunya adalah memberikan puisi ibu singkat yang membuat dia merasa dihargai dan juga merasakan sayangnya kita pada ibu kita bukan hanya ibu kita yang sayang dan kita pun wajib sayang dan juga membahagiakan ibu kita dan buat kalian yang sedang mencari bagaimana cara membuat puisi saya berikan dibawah ini.

Puisi Ibu

puisi ibu

Kekuatan Cinta dan Kasihmu
Ku tidak tahu apakah yang seharusnya kulakukuan jika tanpa dia...
Dialah... yang selalu mengerti diriku...
Dialah... yang tak pernah letih menasihati daku...
Dialah yang selalu menemani diriku...
Dialah ibu aku... orang yang selalu menjaga diriku...
Tanpa ibu hidup daku hampa di dunia ini...
Tanpa ibu daku bukan siapa - siapa...
Ku hanya manusia yang lemah...
Yang membutuhkan kekuatan dirimu...
Kekuatan cintamu dan juga kasihmu ibuku...
Ya Allah...
Berikanlah kesehatan untuk ibu...
Panjangkanlah umur ibuku...
Aku mau membahagiakan ibuku...
Sebelum aku tiada didunia...

Merindukan Ayah Ibu
Ayahku...
Ibuku...
Udah lama kita tak bertemu...
Udah lama kita tak bersama...
Ayahku...
Ibuku...
Ku inginkan memeluk kalian berdua...
ku mau mencium kening kalian...
Sebagai tanda aku menyayangi kalian...
Ayahku...
Ibu...
ku rindu canda dan tawa kalian...
ku rindu nasehat kalian berdua...
Ayahku...
Ibu...
Kenapa kita diharuskan berpisah seperti ini
Mengapa jarak dan waktu selalu jadi pemisahkan kita...
Disaat nanti kita pasti akan bertemu....
I love you ma... I love you ayah...

Selalu Menghibur Aku
Ibu... engkaulah mengandung diriku sembilan bulan...
sampai engkau melahirkan diriku dengan susah payahmu...
Engkau merawat daku hingga aku tumbuh menjadi besar...
engkau juga merawat diriku tanpa pamrih...
Dan engkau juga merawat daku dengan penuh kasih sayang...
Ibuku... kaulah yang mengajariku berjalan hingga aku mampu berjalan
Engkau pun juga mengajari aku berbicara hingga daku bisa dengan lancar
Ibuku... engkau bagaikan malaikatku...
Dikala ku sedih engkau yang selalu ada buat menghibur daku...
Ibuku... ku juga merasakan kaulah pahlawan terhebat dirku...
Pada setiap ku kesusahan kaulah selalu ada buat membantuku...
Ibu... kau bekerja keras...
Buat menafkahi diriku...
ibu... terimakasih atas pengorbanan dirimu
Yang engkau memberikan kepada daku...
Ibu... AKU SAYANG ENGKAU...

Gelisah dan Cemasmu Yang Tak Pernah Aku Dengar
Inilah daku anak engkau...
Anak yang dahulu hanyalah membebani dirimu
9 bulan...
Merampas lelapmu dimalam malam dirimu...
Pada saat ku masi...
MEnjadi gumpalan daging...
Di berikan nyawa pada rahimmu...
Adapun pada saat pertama kalinya aku menghirupkan udara di bumi...
bentangan yang fana ini...
Sesudah kau bertarung di antara hidup dan mati...
Aku hanyalah bisa memberikanmu gelisah dan cemas dirimu...
Namun letihmu... tidak pernah ku dengar...
Sebagai nyanyian didalam keluhanku...

Muliakanlah Dia Dengan segala KaruniaMu
Tuhan...
Trima kasih daku atas rejeki buat kedua orang tua kami.
Sehatkanlah merekan dengan kesehatan yang baik buat mereka...
Dan juga hindarkanlah dari hal yang tidak baik...
Tuhan...
Tidak pernah terbayangkan air mata Ibu daku...
Disaat dia ber do'a kepadaMu demi driku... anaknya...
Ampunilah dosa Ibuku...
Muliakanlah ia dengan sgala karuniaMu...
Ku titipkan Dia melewatti do'a do'a kepada takdirMu.
Aku Pinta...
Jagalah ia sampai aku mampu...
membahagiakan orang tuaku...
Aamin...

Semoga Bahagia Ibuku Disana
Di malam yang sepi. . .
aku sendiri tak ada yang menemani...
Aku ingat dengan masa kecil aku dahulu...
Bersenda gurau dengan ibu aku...
Bersuka duka, gembira kita lewati bersama...
Namun kini engkau telah tidak ada...
Dibatu nisan kini engkau telah menyandarkan kasihmu dan juga sayang kamu...
Hanyalah berdoa yang ibu senangi yang ku lakukan...
Smoga Ibuku disana berbahagia disisi-Nya...
Aamiin... ya Robbal'alamin...

Jasamu Tidak Lekang Oleh Waktu
Ibu... engkaulah Bidadariku dan Surgaku...
Ibu... aku ingin mencinta dirimu setulus dalam hati...
Ku amat menginginkan membahagiakan dirimu sampai akhir hayat dirmu...
Aku mau tetap bersama dengan dirimu... walaupun dewasaku membawa aku kepada keluarga baruku...
Aku amat mau berbakti kepada dirimu tanpa dibatasi waktuku...
Karena cinta mu ialah dihidup aku...
Karena jasamulah tak lekang oleh waktu diriku...
Ibuku...
Smoga kita bersama di Surga paling indahnya nanti...
Dari Anakmu yang slalu mencintai dirimu sepanjang waktu

Kaulah Segalanya
Ibu.. ialah teman pada saat ku kesepian...
Ibu.. ialah seseorang guru pada saat kita didalam ketidak tahuan...
Ibu.. ialah penolongku pada saat kita didalam kesusahan...
Ibu.. ialah malaikatku cintaku disaat ku didalam kesedihan aku...
Ibu.. adalah sebuah sinar disaat hati aku gelap...
Ibu...
Kaulah segalanya didalam hidupku...
Walaupun diriku...
Memberi semua darah dan daging yang ada pada tubuh aku ini untuk dirimu...
Maka... tak akan mampu membayar semuanya kasih dan sayangmu yang sudah engkau berikan...
Ibu AKU SAYANG...

Puisi Ibu Yang Paling Mengharukan Nangis bisa kalian share untuk membuat kalian yang sedang kebingungan bagaimana cara membuatnya juga bisa membuat ibu kalian merasakan betapa berharganya dia dalam hidup kita.
Advertisement
Puisi Ibu Sedih Yang Paling Mengharukan Nangis | Muhammad Maulana | 5